Translate

Cari Informasimu di Mainkejogja.com

TOTAL VIEWERS

SAMPAH WISATA MENUMPUK, SIAPA PEDULI?

foto By Google


             (MainkeJogja.com) Libur tiba, tempat wisata dipenuhi oleh wisatawan dari berbagai daerah. Kebanyakan orang memilih pantai sebagai penghilang penat dan ingin bersantai menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, kebersihan dan keamanan pantai masih menjadi masalah dalam pengembangan wisata di Indonesia. Banyak destinasi wisata pantai yang masih kotor dan belum menjamin keamanan bagi para wisatawan. Padahal, kebersihan merupakan tolak ukur untuk kenyamanan berkunjung ke tempat wisata.

            Menjaga kebersihan memang sudah menjadi tanggung jawab tiap-tiap individu. Apalagi menjaga kebersihan tempat wisata, karena pada dasarnya berkunjung ke tempat wisata dengan pemandangan indah, merupakan kesenangan bagi setiap orang. Mari kita tengok beberapa kurangnya wisatawan yang sadar akan pentingnya kebersihan dan kenyamanan saat berkunjung ke tempat wisata. Contohnya saja  banyaknya sampah yang berserakan di pinggir pantai Ancol, pantai Gaung, pantai Trenggalek, dan mungkin beberapa tempat wisata lainnya. 

            Lalu sebenarnya, kebersihan lingkungan tempat wisata menjadi tanggung jawab siapa? Mungkin banyak orang beranggapan tersedianya petugas kebersihan di area tempat wisata yang membuat wisatawan lalai dan membuang sampah di sembarang tempat, atau kurang tersedianya tempat sampat di area tempat wisata yang membuat wisatawan malas mencari tempat sampah dan lagi-lagi membuang sampah di mana aja sesuka hati mereka. Mari kita renungkan, tiap harinya ratusan bahkan ribuan orang berkunjung ke tempat wisata dan berapa banyak sampah yang mereka buang. Tidak ada salahnya jika kita ikut membantu petugas kebersihan untuk bertanggungjawab terhadap sampah dan juga kebersihan tempat wisata.

            Masalah kebersihan dan sampah ini sebenarnya sederhana. Jika ada kesadaran membuang sampah pada tempatnya, atau menyimpan terlebih dahulu sampai ditemukan tempat sampah, mungkin fenomena menumpuknya sampah di tempat wisata sudah tidak dirasakan lagi. Jadi mulailah kesadaran dari diri sendiri, jangan hanya mengkritik petugas kebersihan dan juga mengkritik pemerintah saja atas ketidaknyamanan kebersihan lingkungan. Kalau bukan kita yang peduli, lalu siapa lagi? (Dita Tamara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tags

About (1) berita travel (30) Culture (3) kolom opini (22) OPINI (25) Rekomendasi (2) Tips (1) Travel (32)

Popular