Translate

Cari Informasimu di Mainkejogja.com

TOTAL VIEWERS

“Ngebon dulu ya?”

Photo by nusantaranews

(Mainkejogja.com) - Banyaknya tempat wisata di Indonesia merupakan sebuah potensi yang penting untuk dikelola dan ditangani dengan baik. Agar potensi tersebut dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan negara, baik dari segi ekonomi, sosial masyarakat, dan juga pelestarian lingkungan hidup.

Seperti diketahui bahwa banyak sekali tempat wisata di Indonesia yang memiliki potensi namun belum tertata dengan baik dan masih perlu pengembangan. Termasuk dari sisi infrastruktur serta kawasannya makanya demi meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun manca negara, pemerintah sangat berupaya keras untuk membenahi sektor ini. 

Seperti yang dapat dilihat di berbagai saluran berita, Bank Dunia telah menyetujui hutang ke pemerintah RI untuk pengembangan sektor pariwisata sebesar 300 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 4 triliun. Penambahan utang ini dilakukan di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tengah melemah. Pengamat ekonomi dari UI Faisal Basri sebelumnya mewanti-wanti pemerintah hati-hati mengelola utang. Hutang pemerintah saat ini Rp 4.180 triliun atau sekitar 29 persen dari produk domestik bruto.

Kebijakan pemerintah untuk berhutang cukup masuk akal karena sektor pariwisata memerlukan dana yang tidak sedikit, poin terpenting dan perlu di tekankan adalah pengelolaan hutang harus transparan dan benar-benar dikelola secara profesional untuk kegiatan yang produktif. Pemerintah harus benar-benar tepat dalam pelaksanaan proyek pariwisata. Karena ini menyangkut hutang yang terus meningkat dan menjadi isu sensitif di tengah rupiah sedang terpuruk. (Meta Oetari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tags

About (1) berita travel (30) Culture (3) kolom opini (22) OPINI (25) Rekomendasi (2) Tips (1) Travel (32)

Popular