Translate

Cari Informasimu di Mainkejogja.com

TOTAL VIEWERS

Belajar Sejarah Tanpa Bosan



YOGYAKARTA (MainkeJogja.com) - Benteng Vredeburg, sebuah bangunan yang merupakan saksi sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia. Benteng ini terletak di depan Gedung Agung (Istana Yogyakarta) dan Kraton Kesultanan Yogyakarta. Bangunan benteng berdiri karena keresahan bangsa Belanda pada jaman penjajahan, mereka resah melihat kemajuan Kraton Yogyakarta yang didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I berkembang sangat pesat, kemudian pihak Belanda mengusulkan untuk membangun sebuah benteng di dekat Kraton, hal itu bertujuan agar Belanda dapat menjaga keamanan Kraton dan sekitarnya. Padahal hal yang sebenarnya terjadi adalah, Belanda bermaksud untuk mengontrol aktivitas yang dilakukan di dalam Kraton. Begitulah sejarah singkat berdirinya Benteng Vredeburg di Yogyakarta.

            Kini bangunan itu menjadi tempat wisata yang sekaligus tempat pembelajaran bagi seluruh masyarakat, tak hanya masyarakat lokal saja namun juga mancanegara datang untuk menyaksikan bagaimana keutuhan dari bangunan, ruangan-ruangan yang ada di dalamnya, serta cerita sejarah yang terbagi ke dalam 5 ruangan dengan nama diorama. Untuk dapat masuk ke dalam Benteng kita hanya dikenakan membayar tiket sebesar Rp. 3000 rupiah dan bebas untuk mengabadikan gambar di dalam. Museum buka setiap hari, hanya saja setiap hari Senin, Museum tutup dikarenakan untuk pemeliharaan Museum, dimulai dengan kebersihan, hingga pemeliharaan benda-benda peninggalan sejarah. Selain itu fasilitas yang disediakan Museum pun cukup lengkap, yaitu dari segi kebersihan terdapat tempat sampah yang disediakan hampir disetiap sudut tempat, adanya larangan membawa makanan ketika masuk ke dalam ruangan diorama.


            Diorama yang dibagi menjadi 5 itu mempunyai sejarah yang beda-beda, diorama 1 yang menyimpan sejarah mengenai bagaimana peran Yogyakarta dalam kemerdekaan bangsa Indonesia, Diorama 2 yang menyimpan sejarah mengenai bagaimana kesultanan di Yogyakarta dan Diorama lainnya dengan cerita sejarahnya masing-masing. Selain itu terdapat wahana bermain di dalam setiap Dioramanya, sehingga ruangan tidak monoton berisi benda-benda sejarah saja, namun memiliki keunikan tersendiri untuk anak-anak bermain di dalamnya. Hal ini tentu saja menambah ketertarikan bagi pengunjung, salah satu pengunjung yang tertarik adalah kak Rika yang merupakan seorang pelajar, menurut Rika
“Asik sih, sudah banyak perubahan dari yang dulu, jadi ga sekedar patung-patung saja”.

            Begitulah Yogyakarta dengan tempat wisatanya yang tidak hanya menarik untuk ajang foto bersama, namun memiliki edukasi yang sangat menarik dan penting untuk seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Sebagai generasi muda kita wajib untuk tetap menjaga keutuhan bangsa, Negara kita , Indonesia. Salah satunya dengan mempelajari sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia dan bagaimana peran para pejuang dalam memerdekaan bangsa kita. Itulah pentingnya berkunjung ke tempat yang kaya akan sejarah, sebagai sarana mawas diri dan menyadari apa yang sudah kita beri untuk orang lain, khususnya bangsa kita, bangsa Indonesia. (Elfan Abner)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tags

About (1) berita travel (30) Culture (3) kolom opini (22) OPINI (25) Rekomendasi (2) Tips (1) Travel (32)

Popular