Translate

Cari Informasimu di Mainkejogja.com

TOTAL VIEWERS

Museum, Megah tapi tak Terjelajah

foto by Google Image


              Yogyakarta (MainkeJogja.com) - Banyak museum terbangun megah, mewah dan indah di Yogyakarta, namun jarang terjelajah oleh wisatawan. Museum merupakan gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum , seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu. Tujuan dibangunnya suatu museum tentu untuk kepentingan khalayak umum, diantaranya agar generasi penerus mengetahui sejarah –sejarah yang ada. Namun, dewasa ini pengunjung di beberapa museum yang ada di Jogja mengalami penurunan. Menurut data yang diperoleh dari Buku Statistik Kepariwisataan 2016 yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata DIY . Dari tahun 2012 hingga 2016 , beberapa museum yang ada di Jogja mengalami ketidakstabilan pengunjungnya, bahkan menurun setiap tahunnya. Misalnya Museum Sasana Wiratama P Diponegoro , Museum Gumuk Pasir, Museum Affandi. Jumlah tingkat menurun setiap museum bervariatif, berkisar 500 -50.000 pengunjung.

Berbagai kemungkinan penyebab menurunnya pengunjung yang ada di museum, seperti citra museum yang kurang menarik, kurangnya sosialisasi atau pemasaran, hingga tingkat kesadaran tiap individu juga dipertanyakan disini. Serta kemungkinan masih adanya stigma dari masyarakat bahwa mengunjungi museum itu hal yang membosankan, karena kurang didukung dengan fasilitas penghibur ( taman bermain, pertunjukan, dsb ). Tapi tidak hanya itu, dari beberapa artikel yang mengulas tentang museum, faktor Sumber Daya Manusia yang mengelola museum juga perlu menjadi pengawasan khusus. Sumber Daya Manusia yang kreatif dan inovastif sangat dibutuhkan untuk mengelola museum, agar bisa menyajikan suatu tempat yang mengedukasi  dan menyenangkan, dengan begitu akan memperbanyak manfaat yang didapat saat berkunjung ke museum.

 Oleh karena itu perlu adanya perbaikan didalamnya, dari pengelola museum, bisa memberikan inovasi-inovasi yang bisa menarik pengunjung. Entah dari menambahkan fasilitas di museumnya, bisa juga dari sering mengadakan pertunjukan, atau mengadakan kunjungan ke sekolah-sekolah. Padahal di Jogja juga sudah mempunyai duta museum, nah mungkin bisa memaksimalkan program yang sudah dibuat, sehinggaa bisa menstabilkan pengunjung ke museum. Dari segi masyarakat atau komunitas juga dapat secara aktif mengadakan suatu acara yang mempunyai nilai edukasi tentang cagar budaya yang ada di museum. (Elok Kharisma)

2 komentar:

  1. Menaarriikk bangettt.. haruss kesana nih .

    BalasHapus
  2. Menaarriikk bangettt.. haruss kesana nih .

    BalasHapus

Tags

About (1) berita travel (30) Culture (3) kolom opini (22) OPINI (25) Rekomendasi (2) Tips (1) Travel (32)

Popular