Minggu, 08 April 2018

Pasar Unik Ekonomi Naik


Bantul (MainkeJogja.com) - Pasar Semi Kaki Langit berdiri sejak 10 Desember 2017, berlokasi di Mangunan , Dlingo, Bantul.  Buka setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 06.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB atau sampai dagangan mereka habis terbeli. Adanya pasar ini sudah memberikan dampak yang besar untuk perekonomian warga sekitar. Sebab, semua pengelola berasal dari warga sekitar. Selain itu tujuan adanya pasar ini memang untuk mensejahterakan masyarakat sekitar. Sekarang, sudah terdapat 12 lapak pedagang yang sedang dikelola, dengan hasil penjualan mencapai seratuh ribu rupiah. Ditambah dengan hasil dari homestay yang mencapai jutaan rupiah per tahunnya.

 Pasar ini terkenal dengan konsep tradisional, mulai dari variasi makanan, seperti wedang uwuh, mie pecel, bubur kacang ijo, bledak dan sebagainya. Pedagang disana juga mengenakan pakaian adat, yaitu kutu baru yang dipadukan dengan jarik khas Yogyakarta, dan untuk yang pria dengan ciri khasnya memakai blankon. Uniknya lagi, pengunjung yang ingin membeli makanan hanya bisa menggunakan uang kayu yang sudah disediakan. Sehingga , sebelum membeli , harus menukarkan uang rupiah dengan uang kayu tersebut. Uang bertanda 1 berarti seribu rupiah, bisa ditukarkan dengan uang 1000 rupiah. Begitu pula dengan uang kayu yang bertanda 2, 5 dan 10 bisa ditukar dengan nominal rupiah yang sesuai angka tersebut.

Di Pasar Semi Kakilangit ini juga memberikan edukasi tentang kesenian, yaitu ada panggung khusus seni yang biasa digunakan untuk menampilkan permainan alat musik lesung. Pengunjung pasar ini bisa mencoba bermain alat musik sambil meyanyikan lagu daerah, misalkan cublak-cublak suweng. Tidak perlu khawatir, apabila belum bisa bermain alat musik tersebut, sudah ada pengajar yang akan mengajari. Semakin menambah kesyahduan sambil kita bermain musik dilengkapi dengan suasana alam yang asri dan dipadukan dengan burung-burung yang berkicau. (Elok Kharimatul Ula)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow me

@Way2themes

Follow Me